oleh

Wali Kota Gorontalo Tegaskan Tumbilotohe Hanya Sekedar Tradisi, Tanpa Seremonial

Gorontalo – ligo.id – Dalam menindaklanjuti arahan terkait Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait dengan kesiapan Pemerintah Daerah (Pemda) menghadapi pelaksanaan idul fitri sesuai dengan surat edaran nomor 11 tahun 2021 dari satgas covid pusat.

“Bahwa pada tanggal 6 – 17 mei akan ada pelarangan mudik dan berbagai kegiatan dalam rangka pelaksanaan idhul fitri dan ketupat.” ujar Marten. Rumah Dinas Walikota Gorontalo. Selasa (4/5/2021)

Walikota Gorontalo, Marten Taha meminta kepada seluruh OPD terkait agar bisa menindaklanjuti ini sampai ke tingkat bawah, dan rapat hari ini menegaskan kembali tentang surat edaran walikota yang sudah tiga kali berturut-turut dikeluarkan tentang panduan pelaksanaan tumbilotohe, pasar senggol, idul fitri dan hari raya ketupat bahwa itu semua ditiadakan.

Baca :  Pesan Wagub Steven Kandouw Kepada 179 Pejabat yang Baru Dilantik

Marten juga meminta agar para camat dan lurah bisa lebih gencar lagi untuk mengedukasi dan mengsosialisasikan kepada masyarakat bahwa tidak ada tumbilotohe.

“Yang dilarang adalah festival atau paradenya (seremonial) dan lain sebagainya tapi masyarakat diperbolehkan untuk melakukan tumbilotohe sebagai tradisi.” ujarnya.

Untuk pelaksanaan sholat ied kata Marten, sesuai dengan surat edaran mendagri nomor 3 dan 4 tahun 2021 bahwa sholat ied bisa dilaksanakan di masjid-masjid maupun di lapangan terbuka tapi dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Tadi saya sudah menegaskan kepada seluruh camat agar segera turun untuk kumpul RT/RW petakan masjid-masjid yang rawan untuk pelaksanaan sholat ied dan lapangan yang akan di gunakan serta mengawasi secara ketat pada jama’ah yang datang harus menggunakan masker, jaga jarak dan khotib diminta agar mempersingkat ceramahnya.” pinta Marten

“Jadi saya minta kepada para pengurus masjid atau satgas yang bertugas agar pada saat selesai sholat ied, khotib harus segera pergi dan tidak ada yang namanya open house atau kegiatan lainnya yang menimbulkan kerumunan” tandasnya. #vv/red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *