oleh

Usman Hulopi Sebut Penamaan 8 Jalan di Bonebol Tak Pertimbangkan Kearifan Lokal

Bone Bolango – ligo.id – Anggota  Komisi I DPRD Bone Bolango, dari Fraksi PAN, Usman Hulopi menyayangkan pemberian nama delapan jalan di Bone Bolango yang dinilai tidak mencerminkan kearifan lokal.

Untuk itu, pihaknya mengusulkan kepada Pemerintah agar dapat meninjau kembali penamaan jalan-jalan ini.

“Kami selaku mitra dari Pemerintah, menyarankan kepada Pemda, terutama kepada Bupati sekiranya bisa mininjau dan mempertimbangkan kembali penamaan delapan jalan tersebut.” tegas Usman.

Salah satu diantara delapan nama jalan yang telah diresmikan Bupati Hamim Pou tempo hari yakni, Jalan Jayapura, yang ia nilai ini perlu dipertimbangkan dan dikaji bersama.

Pihaknya tidak mempermasalahkan jika ini didasari niat baik merangkul persaudaraan dengan Jayapura, namun jika diimpelemtasikan terhadapan penamaan jalan, menurutnya hal ini dinilai kurang tepat.

Baca :  Bupati Nelson Paparkan Kondisi Penanganan Covid19 di Kabgor: Terus Diintensifkan

“Berdasarkan informasi yang kami terima, bahwa pemberian nama jalan Jayapura ini dikarenakan adanya kolaborasi antar para gender Jayapura dengan putra Bone Bolango. Menurut hemat kami pemberian nama jalan ini tidak jadi masalah, hanya saja harus ada persetujuan bersama,” ungkapnya.

“Kami sadari Wabup Merlan Uloli sebelumnya pernah mengabdi di tanah Papua. Namun sebagai putri terbaik daerah, Wabup Merlan harus bisa memprioritaskan desain pembangunan daerah ini agar lebih baik kedepan. Bukan hanya memikirkan kolaborasi antar gender yang kemudian lahirlah Jalan Jayapura.” tegasnya.

Politisi PAN ini mengusulkan kepada Bupati, agar tindak lanjut penamaan delapan jalan tersebut harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga akademisi.

Baca :  Hadijah Tayeb: GTRA Mengatasi Masalah Agraria di Kabupaten Gorontalo

“Sehingga nanti semua tokoh dari empat Dapil ini akan bersama-sama bertanggung jawab terhadap penamaan jalan, dan akan tercipta kearifan-kearifan lokal dari sinergi ini,” pintanya.

Usman berharap nama-nama Putra Putri kebanggaan daerah yang telah banyak berjasa dan membangun daerah dengan mati-matian bisa diabadikan melalui penamaan jalan ini.

“Semestinya gelar penamaan jalan ini harus diberikan kepada putra-putri yang telah banyak berbuat baik kepada daerah dan telah mendahului kita. Seperti kepada Almarhum Bapak Yos Wartabone selaku deklarator pemekaran daerah Bone Bolango,” ungkapnya. #din/red.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *