Sosialisasi RUU PBJ Publik, Pengadaan Lewat E-Katalog Jadi Fokus Utama

Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo Yosef P. Koton, membuka sosialisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pengadaan barang dan jasa (PBJ) publik tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis, (6/6/2024). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Kota Gorontalo ini, difokuskan pada transformasi digital pengadaan barang/jasa melalui katalog elektronik (E-Katalog).

“Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) telah mengambil langkah strategis, yaitu dengan menyusun RUU PBJ Publik. Ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi untuk semua insan pengadaan khususnya Provinsi Gorontalo. Terkait arah kebijakan transformasi pengadaan melalui E-Katalog,” kata Yosef.

Baca juga :  Tim Gorontalo Ramaikan Lomba Nasional Senam Kreasi Piala Ibu Negara

Lanjut Yosef, di tahun 2024 total paket Pemprov Gorontalo dalam rencana umum pengadaan (RUP) sebanyak 5.562 paket pengadaan dengan total PAGU Pengadaan Rp676.740.588.000. Kedepan, tambahnya, dalam kerangka acuan kerja harus juga turut memuat kegiatan padat karya, pada setiap kegiatan proyek yang melibatkan penduduk miskin untuk bekerja. Sehingga ini diharapkan dapat mengurangi penduduk miskin di Provinisi Gorontalo.

“Pak Pj. Gubernur terus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nasional, dan itu perlu akselerasi peningkatan produktifitas. Beliau sangat konsen dalam menjaga stabilitas makro ekonomi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang fokus pada pengendalian inflasi, pencegahan stunting dan pengentasan kemiskinan,” lanjutnya.

Baca juga :  Ismail Madjid Ajak Warga Kota Gorontalo Taat Berlalulintas

Olehnya, melalui sosialisasi tersebut, Yosef yang juga staf ahli gubernur ini berharap seluruh peserta dapat menyimak dengan baik, berdiskusi, memberikan masukan, serta sumbangsi saran demi perbaikan arah kebijakan pengadaan barang/jasa di Provinsi Gorontalo kedepan

Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala LKPP RI dalam hal ini diwakili oleh Plt. Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital dan Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum LKPP RI.

Writer: Riskawati PapeoEditor: Vivi Thalib

Komentar