Sertifikat Tanah Di Kawasan Danau Limboto Terancam Dicabut

LINTAS PEMPROV (LIGO) – Upaya penyelamatan Danau Limboto makin gencar di lakukan baik dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Pusat. Salah satu upaya tersebut dengan merevitalisasi Danau Limboto.

Kawasan danau limboto yang menjadi dataran kini telah dibangun rumah-rumah. Hal ini pun membuat kaget Gubernur saat mengetahuinya. Masyarakat yang tinggal dikawasan danau justru memiliki sertifikat resmi padahal lokasi itu adalah kawasan Danau Limboto.

“Danau Limboto saat ini sedang direvitalisasi sehingganya saya menghimbau agar tidak memberikan sertifikat tanah pada masyarakat yang berada di kawasan Danau Limboto,” tegas Rusli Habibie.

Menteri Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil juga menegaskan, keberadaan Danau Limboto saat ini sedang dirindukan oleh Presiden Joko Widodo. Kata dia Presiden sangat rindu ingin melihat kemajuan revitalisasi Danau Limboto dan bahkan berniat akan datang langsung ke Gorontalo.

Baca juga :  Polisi Sita Miras saat Patroli Malam Digelar

Untuk masyarakat yang telah memiliki sertifikat di kawasan Danau Limboto dirinya mengaku akan mengkaji kembali kepemilikan sertifikat.

“Kami masih akan mengkaji secara administratif apabila memang harus dicabut maka sertifikatnya kami akan cabut. Kanwil juga tolong lihat permasalahan yang ada,” ucap Menteri BPN Sofyan Djalil

Laporan : Najid Lasale
Editor : Bayu Supratna

Komentar