oleh

Satgas Covid-19 Beberkan Rapor Penanganan Pandemi di 34 Provinsi

LIGO.ID – Satgas Covid-19 tidak lagi melaporkan lima besar provinsi yang paling banyak memiliki kasus positif, sembuh maupun kematian. Namun Jubir Satgas Covid19, Prof. Wiku memaparkan kondisi pandemi berdasarkan peringkat dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

“Kali ini kami akan menyampaikan dalam bentuk ranking atau peringkat dari penambahan kasus positif, sembuh dan meninggal di 34 provinsi di Indonesia. Kami membandingkan ranking atau peringkat provinsi selama dua pekan ke belakang.” ucap Wiku dalam telekonferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (20/10)

“Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan kasus di seluruh provinsi, apakah cukup stabil baik, stabil kurang baik, terus meningkat atau terus mengalami penurunan,” sambung Wiku.

Semakin banyak kasus positif dan meninggal semakin tinggi peringkatnya, dan itu merupakan perkembangan yang memburuk. Sementara itu, kata Wiku, semakin tinggi kasus sembuh semakin turun peringkatnya dan ini merupakan perkembangan yang membaik.

Menurutnya, perkembangan kasus positif mingguan di Pulau Jawa dan Bali, ujarnya, mengalami perkembangan signifikan ke arah yang baik.

Baca :  5675 Iklan Kampanye Pilkada Berbayar di Medsos Senilai Rp 1,8 Miliar

Provinsi Jawa Barat mengalami perubahan peringkat kasus positif dari 34 pada 4 Oktober menjadi t 2 pada 11 Oktober, dan terakhir berhasil menekan penambahan kasusnya sehingga berada di peringkat 33 pada 18 Oktober.

Sementara itu, Bali mengalami perubahan dari peringkat 9 pada 4 Oktober, menjadi peringkat 30 pada 11 Oktober dan bertahan hingga 18 Oktober.

DKI Jakarta juga mengalami perkembangan kasus positif yang cukup baik. Peringkat DKI Jakarta turun dari 23 menjadi 34 dan bertahan di peringkat 34 pada 18 Oktober.

“Namun terdapat provinsi dengan perkembangan kasus positif yang stabil kurang baik, yaitu Jawa tengah. Jawa Tengah berada pada peringkat 11 pada 4 Oktober, kemudian naik menjadi peringkat 1, dan kemudian menjadi peringkat 6 pada 18 Oktober,” jelas Wiku.

Perkembangan kasus sembuh secara umum di Pulau Jawa cenderung stabil dan mengalami peningkatan. Bali, kata Wiku berhasil mempertahankan peringkatnya untuk selalu berada di 20 besar peningkatan kesembuhan terbanyak.

Baca :  Sinovac Biotech Klaim Desember Keluar Hasil Uji Klinis Fase III Vaksin Corona

“Terdapat empat provinsi yang mengalami perkembangan signifikan ke arah yang lebih baik. Empat provinsi tersebut adalah Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta,” lanjutnya.

“Perhatian juga perlu diberikan kepada Jawa Tengah dan Banten yang mengalami perubahan signifikan ke arah yang kurang baik. Jawa Tengah sempat berada di peringkat 34 pada 4 Oktober, namun terus meningkat menjadi peringkat 1 pada 18 Oktober, ini luar biasa, sedangkan Banten pada 11 Oktober berada di peringkat 32 namun melonjak menjadi peringkat 3 pada 18 Oktober,” papar Wiku.

Hingga saat ini kasus aktif corona di Indonesia terus berada di bawah rata-rata dunia, sementara jumlah kasus sembuh di atas rata-rata dunia.

Namun, kasus kematian belum juga berada di bawah rata-rata dunia. Jumlah kematian akibat virus ini secara kumulatif mencapai 12.734 atau 3,5 persen, sedangkan rata-rata kematian dunia pada saat ini mencapai 2,85 persen. (/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *