Proses Penerimaan Peserta Didik Baru di Gorontalo Kedepankan Transparansi  

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo melaunching Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK tahun ajaran 2024. Launching PPDB tersebut, ditandai dengan penandatanganan dan komitmen bersama antar pemangku kepentingan, di Ballroom Hotel Aston Kota Gorontalo, Rabu, (22/5/2024).

Penandatanganan dan komitmen bersama tersebut diapresiasi PJ Gubernur Gorontalo Mohammad Rudy Salahuddin. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk transparansi dan pengawasan yang efektif dari Pemprov Gorontalo. Rudy berpendapat, sistem penerimaan peserta didik baru harus terus membaik, melalui upaya evaluasi terhadap pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga :  Pemprov Gorontalo Dukung HNSI Maksimalkan Potensi Perikanan dan Kelautan

“Jadi penerimaan siswa baru di provinsi ini, kiranya nanti bisa berjalan dengan baik. Tidak ada lagi permasalahan, dengan adanya pakta integritas sebagai komitmen yang sudah kita tandatangani bersama. Ini bisa menjadi bukti dan modal awal kita, agar PPDB 2024-2025 harus lebih baik dan transparan,” kata Rudy.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo Rusli Nusi menyebutkan, strategi yang dilakukan dalam pelaksanaan PPDB di tahun ini adalah dengan cara berkolaborasi, dengan instansi terkait yang relevan untuk penyusunan kebijakan PPDB. Kesenjangan yang dimaksud adalah memberikan layanan yang baik dan merata bagi sekolah sekolah yang belum berkembang.

Baca juga :  Polisi Sita Miras saat Patroli Malam Digelar

“Kebijakan PPDB SMA dan SMK dilaksanakan dengan sistem zonasi 70 persen, sistem afirmasi 25 persen, dan perpindahan orang tua/wali 5 persen. Serta membuka peluang bagi peserta berprestasi jika kuota tersedia, tapi dikecualikan bagi peserta berkebutuhan khusus,” ujar Rusli.

Adapun jika ditotalkan proyeksi jumlah calon peserta didik baru tahun ini di Provinsi Gorontalo adalah 21.555 siswa.

Komentar