oleh

Presiden Jokowi Marah 18 Juni, Videonya Baru Diunggah 28 Juni

LIGO.ID – Video berdurasi lebih dari 10 menit viral di media sosial, Presiden Jokowi marah-marah hingga mengancam reshuffle kabinet menjadi sorotan publik.

Belakangan diketahui video itu adalah pidato Jokowi pada 18 Juni, dan baru diunggah pada 28 Juni. Sudah 10 hari berlalu, kenapa video Jokowi pidato marah-marah baru diunggah sekarang?

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden RI, Bey Triadi Machmudin mengungkapkan, video itu sengaja diputuskan untuk dirilis agar diketahui publik.

Awalnya, kata Bey, Sidang Paripurna Kabinet di Istana Negara Jakarta pada 18 Juni 2020 tersebut bersifat internal. Namun, atas persetujuan Presiden Jokowi, rekaman video itu dipublikasikan.

“Namun setelah kami pelajari pernyataan Presiden, banyak hal yang baik dan bagus untuk diketahui publik, sehingga kami meminta izin kepada Bapak Presiden untuk memublikasikannya. Makanya baru diunggah hari ini,” ujar Bey saat dikonfirmasi, Minggu (28/6).

Sidang Kabinet Paripurna berlangsung secara tertutup pada 18 Juni 2020, dan video yang memuat arahan keras Presiden Jokowi kepada jajarannya itu diunggah berselang 10 hari setelahnya.

Bey mengatakan, pihaknya telah mengkaji secara mendalam sebelum merilis video arahan Presiden tersebut ke publik.

“Kami pelajarinya agak lama juga, pelajari berulang-ulang,” kata Bey.

Dari video itu terlihat, Jokowi memberikan arahan yang tegas kepada para menterinya, bahkan sempat menyatakan kejengkelannya karena sampai saat ini disebutnya belum ada progres yang signifikan dari kerja jajarannya dalam tiga bulan terakhir.

Padahal, situasi yang berkembang saat ini memerlukan langkah extraordinary karena dunia, termasuk Indonesia, sudah diambang krisis.

Jokowi bahkan mengatakan akan melakukan langkah-langkah extraordinary apa pun demi menyelamatkan 267 juta rakyat Indonesia, termasuk reshuffle.

“Bisa saja membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah Buat perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan,” ucap Jokowi. (red)

 

Baca juga di: Jokowi Marah-marah 18 Juni, Kenapa Baru Diunggah 28 Juni?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *