oleh

Polres Minsel Sesalkan Postingan FB Masyarakat yang Diskreditkan Kinerja Polisi

Minsel – ligo.id – Sat Reskrim Polres Minahasa Selatan mengamankan seorang tersangka kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial Facebook.

Lelaki berinisial RJS alias Jireh (19), warga Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, resmi ditahan dan jalani proses pemeriksaan pihak penyidik.

Sat Reskrim Polres Minsel sudah menetapkan RJS sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap korban seorang perempuan Michelle Anggelina Gosal (19).

Terkait postingan di Facebook yang kontennya menyudutkan bahkan mendiskreditkan pihak penyidik Sat Reskrim Polres Minsel yang sudah bekerja sesuai SOP penyelidikan dan penyidikan.

“Suatu kasus yang dilaporkan ke Polisi, prosedurnya yaitu memeriksa saksi-saksi dan alat bukti dahulu, dalam rangkaian penyelidikan. Nah, tersangka saat itu belum dilakukan penahanan karena memang masih dalam status penyelidikan.” terang Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/5/2021)

“Nantilah setelah diambil keterangan saksi dan bukti visum, terpenuhi pasal persangkaan tindak pidananya, maka kasus memasuki tahap penyidikan, di situ baru dilakukan penahanan terhadap tersangka,” sambungnya.

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Rio Gumara, SIK, sangat menyesalkan adanya oknum masyarakat yang memposting konten tidak berdasar, hoax bahkan telah merugikan nama baik Polres Minsel.

Baca :  Walikota Gorontalo Dukung Pelaksanaan Regional Meeting Revitalisasi Kawasan Teluk Tomini

“Tanpa cek dan ricek ke pihak penyidik, oknum masyarakat ini telah memposting tulisan yang menyudutkan Polres Minsel, khususnya pihak penyidik kami. Sangat disesalkan memang dan hal ini akan berimbas pada proses hukum nanti,” tambah Kasat Reskrim.

Rio Gumara juga mengingatkan bahwa segala sesuatu kegiatan, tindakan pihak kepolisian harus berdasarkan prosedur hukum yang berlaku.

“Dalam postingannya, seolah-olah kami tidak ada penanganan, melakukan pembiaran, diskriminasi dikarenakan status sosial tersgangka dan lain sebagainya. Ini kan negara hukum, segala sesuatu ada prosedur hukumnya,” ujar AKP Rio Gumara. #stev/ar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *