oleh

Polres Gorontalo Ungkap Kasus Narkotika, Satu Diantaranya Wanita

Gorontalo – ligo.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Gorontalo menggelar jumpa pers terkait pengungkapan kasus narkoba, Selasa (23/3/2021)

Terhitung sejak 3 bulan terakhir, ada 3 kasus dengan 3 tersangka, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Yaitu inisial AP, RW dan SR

Inisial AP (laki-laki) dengan barang bukti 3 (tiga) sachet di duga narkotika jenis shabu, tempat kejadian di Desa Mongolato Kec. Telaga Kab. Gorontalo. Kedua RW (laki-laki) dengan barang bukti 1 (satu) sachet diduga narkotika jenis shabu, tempat kejadian di Desa Tinelo Kec. Tilango Kab. Gorontalo. Dan SR (perempuan) yang bertugas sebagai kurir dengan jumlah barang bukti sebanyak seratus tiga puluh sembilan sachet diduga narkotika jenis shabu tempat kejadian di Desa Luhu Kec. Telaga Kab. Gorontalo.

Sampai dengan saat ini terdapat 139 sachet yang diduga shabu. Akan tetapi, setelah dilakukan uji hasil dibalai POM yang terbukti positif shabu hanya 6 sachet, dan selebihnya 133 negative shabu.

Baca :  Perdana Safari Ramadhan, Pemda Silaturahmi Dengan Rakyat Popayato

Harga 1 gram nya dijual dua juta tiga ratus ribu rupiah. Dari hasil proses penyelidikan tersangka baru kali ini menjadi kurir dan menerima uang sebesar seratus ribu.

Dengan modus yang bersangkutan akan mengirimkan barang bukti shabu ke daerah lain menggunakan jasa transportasi. Berdasarkan informasi yang beredar, petugas melakukan pengungkapan dengan barang bukti berasal dari Gorontalo menuju Palu.


Hasil koordinasi dengan balai POM terkait barang bukti yang diduga negative, akan di uji menggunakan beberapa metode karena belum bisa dipastikan apakah barang bukti shabu tersebut berbentuk baru atau tidak.

Kemungkinan pengujian selanjutnya akan dilakukan di Labfor Makassar. Penyelidikan terkait yang diduga sebagai pelaku bandar dalam kasus ini masih dalam tahap pencarian.

Baca :  Pohon Adopsi Gorontalo, Simbol FKL di Kabupaten Gorontalo

Hasil tes pemeriksaan urine AP dan RW positif. Sedangkan SR munjukan hasil tes urine negative. IPTU Cecep Ibnu Ahmadi menegaskan bahwa dalam kasus ini tidak ada pengedar, yang ada hanya kurir dan pecandu.

Pasal yang dikenakan pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun. Ancaman hukuman untuk laki-laki yang pecandu pasal 112 subsidor 127 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dan perempuan pasal 112 ayat 1 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.


“Berdasarkan hasil koordinasi dengan BNN sudah dilakukan assignment , tetapi untuk rehabilitasi nanti mungkin menunggu putusan, kira-kira begitu” ungkap Kasat Narkoba Polres Gorontalo IPTU Cecep Ibnu Ahmadi

Para tersangka pun diketahui sudah menjadi target operasi sejak lama

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *