oleh

Plt Bupati Kabgor Ingatkan ASN tidak Terlibat dalam Politik

LIGO.ID – Isu netralitas ASN dalam kontestasi politik di pilkada diatur dalam kode etik dan kode perilaku yang mengikat setiap ASN tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Hal ini disampaikan, Plt Bupati Gorontalo, Herman Walangadi saat hadir di kegiatan Deklarasi Netralitas ASN dan Tolak Politik Uang yang digelar Bawaslu Kabupaten Gorontalo di gedung Dinnar Limboto.

Menurut Herman, sebagaimana di atur dalam pasal 23 ayat 1 UU No 39 Tahun 1999, ASN memiliki kebebasan untuk berserikat dan berkumpul, namun kode etik dan kode perilaku ASN juga membatasi aktivitas ASN dalam politik praktis semacam pilkada.

Baca :  Komisi III Deprov Gorontalo Dukung Penuh Usulan Pembangunan Jembatan Desa Longalo

Netralitas ASN, ujar Herman, suatu keharusan yang melekat pada tiap ASN, untuk menciptakan pemilu yang bermartabat.

“Disisi lain, seorang ASN juga terikat dengan kode etik dan kode perilaku ASN, sehingga netralitas ASN dalam pesta politik mutlak, diperlukan untuk menghindari keberpihakan.” kata Herman Walangadi. Selasa (10/11).

“ASN tidak diperkenankan terlibat dalam ranah perpolitikan dan terpengaruh dari golongan manapun. Agar dalam pelayanan kepada masyarakat tidak diskriminatif dan bersifat independen, serta tidak terlibat dalam panggung politik.” lanjutnya.

Sebagai Plt Bupati Gorontalo, ia mengimbau seluruh ASN di lingkungan pemda Kabgor untuk tidak terlibat dalam politik praktis pada pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 ini.

Baca :  Nelson: Jadikan Tumbilotohe Sebagai Spirit Ibadah Ramadhan

“Saya ingatkan, ASN harus netral. Tidak boleh terlibat dalam politik praktis.” ucapnya. (#d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *