oleh

Per Juni 2020, Gaji dan Tunjangan Masuk Rekening PNS Kabgor Tepat Tanggal Satu

LIGO.ID – Proses pengelolaan Gaji dan Tunjangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah kabupaten Gorontalo khususnya dalam hal pencairan, mengalami perubahan.

Sebelumnya, proses pencairan gaji dan tunjangan, itu dilakukan pada bulan berjalan, sehingga PNS terkadang tidak bisa menerima pencairan sesuai tanggal yang telah ditetapkan.

Proses penyaluran diajukan pada bulan itu juga, apalagi tanggal di awal bulan itu adalah tanggal merah, atau hari libur, maka proses pencairan akan dilakukan pada hari berikutnya.

Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan mengatakan, bahwa mulai bulan Juni 2020, prosesnya akan berbeda, dan akan lebih cepat, karena berkas untuk pencarian akan di urus pada bulan sebelumnya.

“Saat ini, untuk pencairan gaji dan tunjangan bagi PNS, mulai pada bulan Juni 2020, dan seterusnya, seluruh proses pencarian sampai dengan penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dilakukan pada bulan sebelum penerimaan gaji, jadi untuk gaji bulan Juni, prosesnya akan di urus pada bulan Mei, sehingga, walaupun tanggal 1 itu adalah hari libur, gaji dan tunjangan tetap masuk di rekening masing-masing.” jelas Hariyanto Manan saat di wawancarai di ruang kerjanya. Rabu (27/05).

Olehnya, pihak Badan Keuangan, telah menginformasikan kepada pengelola keuangan di setiap SKPD, untuk tahapan proses pencairan gaji dan tunjangan PNS melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda).

“Kami telah memberikan informasi kepada seluruh Pengelola Keuangan di SKPD, melalui Surat Edaran Sekda, bahwa mulai tanggal 26 Mei, itu adalah tahapan untuk permintaan Surat Penyediaan Dana (SPD) gaji dan tunjangan.” kata Kabid Anggaran yang biasa disapa Yanto itu.

Di akhir bulan, pengajuan SPM dan penerbitan SP2D oleh Bendum Daerah, dan segera diproses ke rekening kas pengeluaran SKPD untuk dicairkan ke rekening setiap PNS melalui perbankan.

“Sehingga hari ini, tanggal 27, pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPM) Gaji dan tunjangan dari SKPD, dan tanggal 28, penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) oleh Bendahara Umum Daerah (BUD), kemudian tanggal 29, pemindahbukuan gaji dan tunjangan dari RKUD Pemerintah Daerah, ke rekening kas bendahara pengeluaran SKPD, “

“Sehingga pada tanggal 1, dilakukan pemindahbukuan dari rekening bendahara pengeluaran SKPD ke rekening masing-masing PNS, yang prosesnya dilakukan oleh Perbankan.” tutup Hariyanto. (ed/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *