oleh

Nurdin Abdullah Diduga Terlibat Korupsi Mega Proyek Makassar New Port (MNP)

Makassar – ligo.id – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sabtu dini hari tadi atas dugaan kasus korupsi mega proyek Makassar New Port (MNP).

OTT dilakukan 9 orang petugas KPK di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar.

Sebelumnya, Forum Komunikasi Lintas (FokaL) NGO Sulawesi melaporkan Nurdin Abdullah ke KPK terkait dugaan korupsi mega proyek Makassar New Port (MNP).

Koordinator Fokal NGO Sulawesi, Djusman AR menyebut pembangunan proyek strategis MNP yang sementara berjalan saat ini diduga keras ada KKN.

Baca :  Pohon Adopsi Gorontalo, Simbol FKL di Kabupaten Gorontalo

Diduga dilakukan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama-sama dengan aparat pemerintahan Provinsi Sulsel dan keluarganya.

“Hal yang mencolok dalam dugaan ini adalah adanya rekayasa sistemik terkait modus yang dilakukan. Yakni terdapatnya kejanggalan pada proses pengurusan dokumen di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulsel yang demikian cepat terkait pengurusan Amdal kepada dua perusahaan.” kata Djusman.

“PT. Banteng Laut Indonesia dan PT. Nugraha Timur Inonesia yang diketahui mempunyai kedekatan kuat dengan Gubernur Sulsel dan keluarganya. Sedangkan untuk perusahaan lain tidak diperlakukan sama,” jelasnya.

Direktur Benteng Laut Indonesia beserta pemegang sahamnya dan pemegang saham PT Nugraha Timur Indonesia, kata Djusman merupakan sahabat dari anak Nurdin Abdullah dan juga merupakan bagian dari tim pemenangan Nurdin Abdullah di Pilgub 2018 lalu.

Baca :  Sejumlah Program Pemerintah Dibiayai CSR Bank Sulutgo

Bahkan anehnya, lanjut Djusman, pada dua perusahaan terdapat orang yang sama.

Nama Akbar Nugraha yang menjadi Direktur di Benteng Laut Indonesia tapi juga pemegang saham di Anugrah Indonesia Timur.

“Akbar ini diketahui sangat dekat dengan putra Nurdin Abdullah Fathul Fauzi, ada foto-foto kedekatan itu,” ungkap Djusman. (s#)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *