oleh

MUI Tak Umumkan Hasil Uji Vaksin Astrazeneca

Jakarta – ligo.id – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan bahwa telah merampungkan uji kehalalan vaksin Covid-19 buatan Oxford, Astrazeneca namun, MUI belum Mengungumkan hasil tersebut.

Alih-alih tidak langsung menyampaikan MUI menyatakan bahwa telah menyerahkan pengumuman hasil uji tersebut ke pemerintah.

Hal ini tidak seperti biasanya, pasalnya vaksin Sinovac yang tiba lebih dahulu. Saat itu, pada 9 Januari 2021, para petinggi MUI dan Komisi Fatwa MUI yang mengumumkan langsung fatwa dibolehkannya penggunaan vaksin Sinovac. 

Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Hamdan Rasyid menyatakan, hasil keputusan fatwa vaksin Astrazeneca telah rampung dan sudah diserahkan ke pemerintah.

Baca :  Napi di Lapas Gorontalo Keracunan Usai Makan Bubur Ayam saat Bukber

Hasil fatwa, dia menyebut, akan langsung disampaikan oleh pemerintah sebagai pihak yang meminta fatwa. 

“Setahu saya (fatwa vaksin Astrazeneca) sudah langsung disampaikan kepada pemerintah selaku pihak yang meminta fatwa,” kata Hamdan. Kamis (18/3).

“Biar pemerintah yang mengumumkan secara langsung.” 

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak MUI tentang langkah yang diambil tersebut.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif LPPOM MUI Ir Muti Arintawati juga mengonfirmasi bahwa LPPOM MUI telah selesai melakukan pengkajian vaksin Astrazeneca. Hasil kajian, kata dia, juga telah diserahkan ke Komisi Fatwa MUI.

Baca :  Pasca Insiden Napi Keracunan, RS Rujukan Dijaga Ketat Kepolisian

“Kajian LPPOM sudah selesai dan hasilnya sudah diserahkan ke Komisi Fatwa. Untuk kelanjutannya silakan menghubungi Komisi Fatwa,” ujar Muti. Rabu (17/3).

Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Oxford-Astrazeneca tiba di Indonesia pada Senin (8/3) lalu.

Jumlah itu menjadi bagian dari sekitar 11 juta dosis yang ditargetkan tiba hingga April nanti.

Secara keseluruhan, pemerintah menyatakan telah memesan 50 juta dosis untuk sepanjang tahun ini. (#c)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *