oleh

Marten Taha Kecam Tindakan Pemuda yang Cekoki Miras ke Balita

Kota Gorontalo – ligo.id – Viral dimedia sosial, tindakan tercela dilakukan sejumlah pemuda memberikan minuman beralkohol kepada bayi disalah satu rumah warga yang ada di kecamatan sipatana kota Gorontalo.

Empat pemuda itu telah ditetapkan sebagai tersangka atas kejadian itu. Mereka kini tengah mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan hukum.

Kabar itu, membuat Walikota Gorontalo Marten Taha geram dan mengecam keras para pelaku. Ia tidak menyangka, anak bayi yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan perawatan, malah diberikan minuman beralkohol.

“Saya sangat menyayangkan kejadian yang menimpa anak bayi itu. Saya minta sama pak Kapolres agar para pelaku di jerat dengan hukuman yang maksimal,” kata Marten.

Marten meminta para orang tua, lebih mengawas diri dalam merawat anak-anaknya. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga, agar tidak terulang kembali.

Baca :  Hamim Pou Hadiri Pelantikan Tim Penggerak PKK Bonebol

“Saya minta kepada orang tua, berikan perhatian serius kepada anak-anak. Kalu ingin melihat mereka menjadi generasi yang baik, rawat dan bimbinglah mereka dari kecil ” ujar Marten.

Perhatian Marten kepada generasi penerus, telah dilakukannya sejak menjadi Walikota Gorontalo tahun 2014.

Melalui program gratis lahir sampai mati, memberikan jaminan kepada warga kota untuk hidup lebih layak.

“Masyarakat tidak perlu lagi memikirkan biaya kesehatan dan pendidikan, itu semua kami telah akomodir didalam program lahir sampai mati” tandas Marten.

Seiring dengan itu, lahir pula program yang mendukung terciptanya generasi yang berkulitas. Yaitu program tancap nikah menuju generasi unggul.

Baca :  Nelson Terima Audiensi Bank Mega Syariah di Rudis Bupati

Tancap nikah mendapat apresiasi dari kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, sebagai inovasi terbaik pertama kategori pemerintah daerah. (#c)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *