oleh

Marten Taha di Musrenbang: Pimpinan OPD Harus Perhatikan Visi Misi Pemkot

Kota Gorontalo – ligo.id – Wali kota Gorontalo Marten A. Taha hadiri pelaksanaan  Musyawarah  Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang membahas terkait sistem perencanaan pelaksanaan pembangunan Kota Gorontalo secara keseluruhan.

Dalam sambutannya Wali kota Gorontalo menyampaikan bahwa musrenbang adalah salah satu tahapan dalam perencanaan pembangunan nasional, dalam proses pembangunannya harus memperhatikan dokumen perencanaan yang telah disusun sebelumnya.

“Saya berharap pelaksanaan musrenbang ini menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders untuk menetapkan program kegiatan tahun anggaran berikutnya,” kata Marten.

Rembuk warga tingkat RT/RW tambah Marten sebagai aspirasi dari masyarakat untuk menjadi bahan penyusunan rencana kerja pembangunan daerah kota gorontalo tahun 2022.

Baca :  Kepala BPBD: Saat Cuaca Ekstrim Jangan Beraktivitas Diluar Rumah

“Tahapan-tahapan seperti rembuk RT/RW sebagai aspirasi untuk ditindaklanjuti ketingkat Kelurahan, kemudian tingkat Kecamatan lalu dibahas di tingkat Kota,” ujarnya.

Walikota juga menjelaskan anggaran yang diperoleh Kota Gorontalo kurang lebih RP 18 M yang dibagi di 50 kelurahan masing-masing memperoleh Rp 360.000.000.

Akan tetapi kata Marten untuk 2021 dana tersebut sudah tidak dianggarkan lagi oleh Pemerintah pusat.

Namun, walaupun Dana Kelurahan melalui DAU tambahan sudah tidak ada lagi. Marten juga menyampaikan bahwa akan tetap mengalokasikan dana kelurahan walaupun dengan jumlah yang tidak besar yang seperti dianggarkan Pemerintah Pusat melalui DAU.

Baca :  Gagasan Nelson Pomalingo Untuk Momen 20 Tahun Provinsi Gorontalo

“Saya berharap kepada pimpinan OPD agar bisa mendegar dan menerima aspirasi dari masyarakat disetiap acara musrenbang sebagai visi dan misi yang di usul oleh pemerintah kota sebagai acuan dalam pembangunan kota Gorontalo,” tutup Marten Taha. (#vv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *