oleh

Lantik Pejabat Eselon II, Marten Taha Ingatkan Kontribusi Hadapi Pandemi

Kota Gorontalo – ligo.id – Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo resmi dilantik Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Pelantikan dan Pengukuhan pejabat Eselon II ini, jelas Marten sebagai implementasi kebijakan penerapan Merit System di bidang Manajemen SDM, pada Pasal 117 Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara(ASN), menyebutkan bahwa jabatan pimpinan tinggi hanya dapat di duduki paling lama 5 (lima) tahun.

“Dan atas dasar itulah Pemkot Gorontalo membentuk panitia seleksi dengan tujuan agar bisa mengetahui konsistensi dan kompetensi dari pejabat tersebut.” tutur Marten. Jumat (16/7/2021)

Berikut nama-nama pejabat yang baru saja dilantik diantaranya;

  1. Nuryanto, S.Ak, M.Ec.Dev.CA dilantik sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah.
  2. Muhammad Kasim dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
  3. Nulika Melati dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kota Gorontalo.

Selain itu, ada empat pejabat yang dikukuhkan Wali Kota diantaranya;

  1. Deddy A. Kadullah sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra
  2. Arifin Mohammad sebagai Kepala Badan Kesbangpol
  3. Asna Rahim sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
  4. Dr. Andang Ilato sebagai Direktur RSUD Aloei Saboe.

Ia berharap ke tujuh pejabat dapat bekerja dengan semangat dan tanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsi di lingkungan instansi masing-masing.

Baca :  Pesan Camat Tareran Untuk Tiga Perangkat Desa Koreng Yang Baru Dilantik

“Tunjukan kinerja terbaik, dedikasi dan loyalitas dalam bekerja. Memberikan pelayanan publik yang berkualitas, sebab seorang pemimpin yang baik mampu bekerja dalam sebuah tim.” harap Marten.

“Menerima segala saran dan kritik serta memberi kenyamanan kepada anak buahnya di lingkungan perangkat daerah masing-masing.” pesan Marten.

Soal tugas seorang Pejabat, Mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo itu menjelaskan, tugas pejabat bersifat spesifik. Sebab menurutnya, dalam prakteknya tidak terlepas dari peran unit kerja lain, baik terkait pemenuhan kebutuhan data mentah maupun sebagai rangkaian dari kegiatan pelayanan masyarakat.

Baca :  Sekda Sulsel: Whistle Blower System Penting Untuk Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

“Koordonasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi harus menjadi perhatian, agar kinerja pejabat menjadi satu kesatuan yang utuh dari sistem pelayanan publik di Kota Gorontalo, meskipun saat ini kita masih terus berjuang melawan pandemi covid-19.” jelasnya.

Untuk itu ia berharap selama masa pandemi covid, pejabat harus bisa mengambil peran bersama dengan komponen pemerintahan lainnya dalam penanganan penyebaran covid-19 sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Dimana setiap pejabat menjadi pelopor dalam keluarga dan lingkungan kerja dengan menerapkan protokol kesehatan yakni 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) serta laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, menjaga amanah selalu menjalin kerjasama dengan pihak terkait dan berperan aktif dalam menanggulangi pandemi.” pungkas Marten #vv/red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *