oleh

Komisi II DPRD Bonebol Mediasi Konflik Akibat “Galian C” di Desa Dutohe

Bone Bolango – ligo.id – Masalah aktivitas penambangan CV. Cahaya Karya Abadi di bantaran Sungai Bone Desa Dutohe, Kecamatan Kabila kembali dibahas Komisi II DPRD Bone Bolango.

Hadir dalam Rapat Dengar Pendapat tersebut Camat Kabila, serta Kepala Desa Dutohe Barat dan Kepala Desa Dutohe Induk.

Komisi II Komisi II DPRD Bonebol meminta kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa agar dapat memediasi persoalan antara masyarakat terdampak yang memiliki perkebunan di bantaran Sungai Bone dan pihak pengusaha galian C

“Masyarakat yang terdampak dengan pihak pengusaha galian c, itu yang dimediasi oleh pihak kecamatan.” tutur Ketua Komisi II DPRD Bonebol, Sofyan Wahidji saat ditemui di ruang rapat Komisi II. Senin, (12/7/2021).

”Setelah mereka selesai memediasi musyawarah atau mufakat ini, hasilnya nanti akan disampaikan ke DPRD untuk ditindaklanjut,” lanjutnya.

Masyarakat yang terdampak, lanjut Sofyan, tetap menuntut agar aktivitas Galian C tersebut dihentikan, karena dampak merugikan dari aktivitas ini sudah menyasar ke perkebunan warga desa.

Baca :  Petani Keluhkan Kenaikan Harga, Komisi II Deprov Gorontalo Sidak Distributor

Meski begitu, Sofyan menegaskan, DPRD selaku Pemerintah tidak bisa dengan serta merta mencabut izin operasi dari perusahaan tambang tersebut, karena pada dasarnya ada mekanisme dan prosedur yang tetap harus dijalankan.

“Kita sebagai lembaga rakyat tidak punya kewenangan, kita hanya memediasi persoalan yang timbul.” ungkap Sofyan.

“Oleh karena itu, kita melibatkan Camat dan Kades untuk menyelesaikan tuntutan masyarakat, dan nanti akan ditindaklanjuti pada rapat-rapat RDP selanjutnya,” pungkasnya.

Berdasarkan aturan yang berlaku, lanjut Sofyan menjelaskan, izin terkait pertambangan masih dibawah kewenangan pemerintah provinsi, berdasarkan rekomendasi dari TKPRD, Badan Lingkungan Hidup, dan Balai Wilayah Sungai.

Baca :  Nakes di Papua, Kerja di Pelosok dan Dianiaya

“Tiga rekomendasi itu yang menjadi syarat bagi Pemprov untuk mengeluarkan izin usaha pertambangan Galian C terhadap pemohon, dalam hal ini pengusaha,” tandasnya. #din/red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *