oleh

Komcad, Wajib Militer ala Menhan Prabowo

LIGO.ID – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, akan membentuk Komponen Cadangan (Komcad) untuk memperkuat pertahanan jika Negara berada dalam keadaan bahaya atau darurat.

Adapun dasar pembentukan Komcad tersebut berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mengatakan, Komcad yang terdiri dari masyarakat sipil, Akademisi, Nelayan dan Petani, hanya sebatas cadangan dari komponen utama yaitu TNI.

Rencananya, Komcad akan dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu Matra Darat, Matra Laut, dan Matra Udara. Mereka akan ditugaskan apabila Negara dalam keadaan darurat, atas persetujuan Presiden dan DPR.

“Komponen utama adalah TNI, membangun komponen cadangan yang nyata dan operasional, lalu siapkan komponen pendukung dari seluruh rakyat di semua sektor, seperti petani, nelayan, akademisi, ormas dan parpol.” ungkap Prabowo.

Adapun jumlah Komcad yang akan di rekrut adalah 25 ribu orang, masing-masing berusia 18-21 tahun, berpendudukan Indonesia, kemudian akan di beri pelatihan dasar militer selama 3 bulan.

Baca :  Partai Gerindra Benarkan Menteri KP Edhy Prabowo Positif Corona

Berikut syarat dan jadwal pelaksanaan perekrutan Komcad,

– Laki Laki (WNI)

– Bukan merupakan anggota TNI-POLRI

– Berijazah min SD/Sederajat

– Tidak memiliki catatan kriminal

– Sehat Jasmani dan Rohani

– Bersedia di mobilisasi ke seluruh wilayah NKRI

– Mengikuti seleksi

Hak Personel KOMCAD dalam menjalani pendidikan Dasar Militer :

– Uang saku

– Perlengkapan perorangan lapangan

– Rawat kesehatan

– Perlindungan Jaminan kerja dan kematian

Hak KOMCAD selama pengabdian :

– Uang saku selama menjalani Diksar

– Tunjangan Operasional pada saat Mobilisasi

– Rawatan kesehatan

– Jaminan kecelakaan dan kematian

– Penghargaan

– KOMCAD yang berasal dari unsur ASN, Buruh dan pekerja selama pengabdian tetap mendapatkan hak ketenagakerjaan dan tidak keluar dari pekerjaannya.

Bagi yang berstatus Mahasiswa tetap mendapatkan hak akademisnya sampai selesai.

Baca :  Pakar Hukum: Pelibatan BIN dalam Penanganan Covid-19 Berpotensi Menimbulkan Penyimpangan

Jadwal Pelaksanaan :

– Pendaftaran 1 s.d 29 Agustus 2020

– Kumpul di Kodim 30 Agustus 2020

– Serpas Ke KOREM 31 Agustus 2020

– Seleksi 1 s.d 13 September 2020

– Pengumuman 14 September 2020

– Serpas Ke Lemdik 15 September 2020

– Pembukaan pendidikan 16 September 2020

– Penutup pendidikan 14 Oktober 2020 (ed/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *