KJRI Dubai Dalami 12 TKI Dijadikan PSK

Dubai – ligo.id – Anggota Komisi I DPR Christina Aryani menyayangkan dugaan tindak penjualan 12 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi pekerja seks komersial (PSK) di Dubai.

Menurut Christina, tindakan tersebut masuk kategori tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dan saat ini sedang didalami oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai, Uni Emirat Arab.

“KJRI Dubai tengah mendalami dugaan kasus TPPO ini melalui screening dan wawancara dengan para korban” ujar Christina, Selasa (24/1/2023).

Christina mengaku sudah mengecek informasi penjualan 12 TKI menjadi PSK ke KJRI Dubai. Dia menegaskan informasi tersebut benar dan 12 TKI sudah diamankan.

Baca juga :  Buron Sejak 2018, Izil Azhar Ditangkap KPK

“Berita tersebut valid telah kami cek ke perwakilan yang sudah mengamankan para PMI” tandas dia.

Menurut Christina, jika terbukti adanya TPPO, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KJRI, kata dia, akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Jika terindikasi TPPO akan diproses sesuai prosedur penanganan tindak pidana perdagangan orang yang tentunya melibatkan aparat penegak hukum” ungkap Christina.

Informasi 12 TKI dijual jadi PSK diketahui dari sebuah video yang menggambarkan peristiwa diduga detik-detik penyelamatan pekerja migran atau tenaga kerja Indonesia (TKI) Indonesia yang diduga disekap di Hor Al Anz, Uni Emirat Arab viral di sosial media.

Baca juga :  Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Dalam video berdurasi 33 detik itu dibagikan oleh akun @fentyfni.

“Ini aku drop videonya. Kasihan bgt nih dijual sm org indo jg loh :(” cuit @fentyfni, Minggu (22/1/2023).

Dalam cuitannya @fentyfni mengunggah video TikTok @sabrinaerita yang memperlihatkan video dramatis penyelamatan TKI dari balik tembok dengan menggunakan tangga kayu.

“Tragedi malam ini 20 Janury di Horland, we are here to safe our people saya bersama kawan-kawan berhasil membebaskan 12 orang yang di sekap dan di jual oleh sesama wanita Indonesia juga yang bernama T” tulis @sabrinaerita dalam video tersebut.

Dalam video tersebut tampak sejumlah WNI dan dibantu aparat setempat berusaha mengarahkan para TKI yang berada di atas dinding untuk turun.

Baca juga :  Terjerat Kasus Suap, KPK Periksa 2 Anggota DPRD Sulsel

“Jangan loncat, jangan loncat” ujar salah seorang dalam video tersebut.

“Bismillah ya Allah” ujarnya lagi.

Video singkat tersebut kemudian menuai tanggapan dari warganet.

Namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak berwenang siapa yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. #

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *