oleh

Kepala Bea Cukai Soetta di Panggil KPK Terkait Kasus Suap

Jakarta – ligo.id –  Finari Manan Kepala  Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta dipanggil KPK untuk dimintai keterangan sabagai saksi untuk tersangka Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito (SJT). Senin (18/1/2021)

Finari dipanggil dikarenakan terlibat dalam perizinan tambak usaha dan pengelolaan perikanan atau komoditas perairan tahun 2020

“Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SJT dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

KPK juga memanggil tiga saksi lainnya untuk tersangka Suharjito, yaitu Kasir Besar PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP) Joko Santoso,

Baca :  KPK Beri Apresiasi, Pemkot Gorontalo Raih 3 Besar Patuh LHKPN

Dan juga pegawai PT DPPP Betha Maya Febiana, dan karyawan swasta bernama Yunus.

Edhy diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benih lobster menggunakan perusahaan “forwarder” dan ditampung dalam satu rekening hingga mencapai Rp9,8 miliar.

Uang yang masuk ke rekening PT ACK yang saat ini jadi penyedia jasa kargo satu-satunya untuk ekspor benih lobster itu selanjutnya ditarik ke rekening pemegang PT ACK, yaitu Ahmad Bahtiar dan Amri senilai total Rp9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, Ahmad Bahtiar mentransfer ke rekening staf istri Edhy bernama Ainul sebesar Rp3,4 miliar yang diperuntukkan bagi keperluan Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi, Safri serta Andreau. (#c)

Baca Juga di : KPK Panggil Kepala Kantor Bea Cukai Soetta Terkait Kasus Suap

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *