oleh

Joki Hasil Tes Antigen Diamankan Aparat Kepolisian

Manado – ligo.id – Dengan imbalan Rp. 500 ribu dapat ubah hasil tes rapid antigen covid 19, jasa tersebut ditawari oleh salah satu oknum nakes di Manado, kini oknum tersebut sudah diamankan oleh Kepolisian Manado.

Dalam video yang viral tampak potongan foto ruangan yang bercetkan merah dan putih dan benner Lion Air di salah satu sisi juga memperlihatkan oknum nakes yang sedang melayani rapid antigen oleh penumpang Lion Air.

Menanggapi hal itu pihak kepolisian turun tangan dan mendapatkan informasi benar bahwa oknum nakes tersebut sudah diamankan.

Baca :  Paris Djali: Penggunaan QRIS di Pemda Bonebol, Inovasi Cerdas HPMU

“Iya, sudah kita amankan pelakunya. Motifnya karena ekonomi,” kata Kapolres Manado Kombes Elvianus Laoli. Sabtu (13/3/2021).

Belum jelas di mana si warga yang mengaku ditawari jasa ubah hasil tes COVID-19 itu memeriksakan diri.

Namun Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr. Ivan Marthen menjelaskan, jika pemeriksaan dilakukan di bandara, nakes yang bertugas di bandara bukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Silakan klarifikasi langsung kepada yang berkompeten. Saya menghargai otoritas bandara KKP,” ucap Ivan.

Terpisah, pihak KKP Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Johanis Patari ikut buka suara. Dia memastikan kejadian tersebut bukan di Bandara Sam Ratulangi.

Baca :  Akun Resmi Ustadz Abdul Somad di FB, Raib!!

“Dalam video itu memang seperti ada tampak bandara di Manado, namun yang berbicara tidak ada lokasi di bandara. Coba perhatikan baik-baik gambar di belakang. Video itu bukan di Bandara Sam Ratulangi,” terang Johanis.

Patari mengakui sebelumnya masalah rapid antigen palsu pernah terjadi. Namun sudah ditangani pihak berwenang. (#c)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *