IPB Minta Maaf, Kuasa Hukum dr. Nur Albar Tarik Tuntutan

LINTAS HUKUM (LIGO) – Perseteruan antara para Abang Bentor dan Kadis Kesehatan Kota Gorontalo dr. Nur Albar berujung damai. Ini terlihat dari pertemuan kedua belah pihak di kediaman dr. Nur Albar, Ahad (03/06/2018) yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Presiden Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Iwan Abdulatif pada kesempatan itu meminta maaf atas kejadian yang telah terjadi. Dimana pihkanya menuding dr. Nur Albar yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo melakukan penghinaan terhadap para abang bentor.

“Saya atas nama Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) meminta maaf, karena tidak melakukan verifikasi atas isu. Kami mengaku salah dan memang pada saat demo di Kantor Dinkes Kota waktu itu, kebanyakan dari mereka tidak mengetahui pasti apa isu yang dibawa saat unjuk rasa, hanya ikut saja karena rasa solidaritas. Untuk itu di bulan suci Ramadhan ini saya memohon maaf atas kejadian yang pernah dilakukan dengan mengerahkan massa untuk melakukan demo kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo,” ujar Iwan.

Permintaan maaf pihak IPB pun diterima oleh dr. Nur Albar serta keluarga. Nur Albar mengharapkan kasus seperti ini tidak lagi terjadi.

“Saya secara manusia malu dan hina ketika di demo oleh abang bentor yang menyatakan bahwa saya menghina mereka hanya karena persoalan makanan di lingkungan Dinas Kesehatan. Dan benar itu adalah hal bohong dan hanya untuk menjatuhkan diri saya,” ungkap dr. Nur Albar

Dengan adanya permintaan maaf dari para Ikatan Pengemudi Bentor yang dilakukan langsung oleh Presiden IPB Iwan Abdulatif, dr. Nur Albar mengaku tidak lagi menyimpan dendam dan telah memaafkan sepenuhnya.

Baca juga :  KUA PPAS Tahun 2025 Disahkan, Ismail: Fokus Penanganan Kemiskinan dan Pemerataan Kesejahteraan

Sementara itu, pihak Penasehat Hukum dari dr. Nur Albar akhirnya sepakat tidak memperpanjang persoalan ini dan menarik semua tuntutan yang telah didaftarkan ke Polda Gorontalo.

Presiden IPB Iwan Abdulatif (Kopiah Putih) saat mengungkapkan permintaan maafnya kepada pihak dr. Nur Albar

“Kami dari pihak pengacara ibu Nur Albar menerima permohonan maaf dan segera menarik perkara yang kami daftar pada bulan Februari kemarin akibat perbuatan menyebar fitnah dan berita bohong,” ungkap Ketua Tim Penasehat Hukum dr. Nur Albar, Ronald Taliki, SH yang didampingi Oneng Labdullah, SH.

Pada pertemuan itu, juga dihadiri oleh Ketua IPB Kota Gorontalo, Ketua IPB Bonebolango dan sejumlah pengurus Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Provinsi Gorobtalo.

Baca juga :  Pemprov Gorontalo Apresiasi Gubernur Sulteng Cabut Surat Edaran Antraks

Laporan : Diana Arista/Tim SMSI
Editor : Syahrir S.

Komentar