oleh

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sulawesi Barat

Sulbar – ligo.id – Gempa Bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 terjadi di pusat ibukota Sulawesi Barat, Kota Mamuju juga di kabupaten Majene.

Sebanyak 2.000 orang di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kantor Gubernur rusak dan roboh sebagian dan masih ada orang tertimbun di dalamnya,” jelas Darno Majid.

BMKG melaporkan pusat gempa berkekuatan 6,2 yang terjadi sekitar jam 2.28 WITA itu berada di darat, enam kilometer timur laut Majene.

Gempa di kedalaman 10 kilometer itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca :  Situasi Belum Membaik, Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus

Gempa 6,2 itu merupakan gempa susulan setelah sehari sebelumnya, wilayah itu juga diguncang gempa berkekuatan 5,9 pada pukul 14.35 WITA pada Kamis (12/1).

Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di laman facebooknya menjelaskan gempa Majene pada Kamis siang itu dipicu oleh sumber gempa Sesar Naik Mamuju (Mamuju Thrust).

Menurutnya Sesar Naik Mamuju memiliki magnitudo tertarget mencapai 7,0 dengan laju geser sesar 2 milimeter/tahun sehingga sesar ini memang harus diwaspadai karena mampu memicu gempa kuat.

Baca :  PWI Bermunajat, PWI Pusat Hadirkan KH. Ma'ruf Amin dan Das'ad Latif

Pusdalops BNPB mengatakan gempa ini juga memicu tanah longsor di tiga titik di sepanjang jalan poros Majene-Mamuju yang menyebabkan akses jalan ini terputus.

Sedikitnya 62 rumah, 1 unit Puskesmas dan 1 kantor polisi di Majene rusak. Sementara kerugian materil di Mamuju mencakup robohnya sebagian Hotel Maleo, kantor gubernur Sulawesi Barat, dan beberapa rumah warga.

Jumlah korban tewas dan luka-luka juga masih dalam pendataan. (#c)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *