oleh

Diduga Berikan Keterangan Palsu di Bawaslu, Pelapor Nelson Dilaporkan Ke Polisi

LIGO.ID – Pelapor Calon Bupati kabupaten Gorontalo, Robin Bilondatu dilaporkan ke Polres Gorontalo karena dinilai memberikan keterangan palsu kepada Bawaslu.

Atas pelaporan yang dilakukan oleh Robin Bilondatu tersebut, Meys Irafanto selaku Anggota tim pemenangan Nelson Pomalingo – Hendra Hemeto (NDH), beserta calon Bupati Nelson Pomalingo merasa dirugikan, karena Bawaslu telah mengeluarkan rekomendasi pelanggaran administrasi Pemilu yang diduga dilakukan oleh Cabup Nelson Pomalingo ke KPU Kabupaten Gorontalo.

Bahkan Meys sangat meyakini jika Robin Bilondatu telah memberikan keterangan palsu tentang  pemberian bantuan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gorontalo.

“Yang sejatinya pemberitaan itu sudah diketahui oleh saudara Robin Bilondatu pada tanggal 18 September 2020. Dari keterangan beliau saat diwawancarai para wartawan ketika di KPU, beliau mengaku baru mengetahui pemberitaan itu pada tanggal 30 September 2020.” kata Meys saat diwawancarai usai mengantarkan berkas pelaporan di Polres Gorontalo. Rabu (14/10)

Meys menduga, pengakuan Robin Bilondatu ke Bawaslu, bahwa dia mengetahui kejadian itu pada tanggal 30 September, kemungkinan yang bersangkutan sudah mempelajari pasal yang akan disangkakan kepada Cabup petahana Nelson Pomalingo.

“Kalau tidak salah pasal Perbawaslu nomor 8 tahun 2020 pasal 2 ayat 4, tentang masa jenjang 7 hari sejak diketahui. Jadi jika mengaku diketahui tanggal 18 September, maka laporan itu sudah tidak memenuhi atau sudah kadaluarsa. Sehingga ini yang kami nilai janggal.” terang Meys.

Sementara itu,  Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Mohammad Nauval Seno membenarkan laporan tersebut dan pihaknya akan segera menindaklanjuti.“Sudah diterima laporannya semalam. Kami lakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.” tulis Nauval melalui Media Sosial WhatsApp. Kamis (15/10) (ed/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *