oleh

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Berikan Asuransi untuk Pengawas Pemilu

LIGO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo beri asuransi jaminan kesehatan kepada jajaran Pengawas Adhoc tingkat kecamatan, kelurahan/desa, hingga Pengawas ditingkat TPS

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Rahmat Djakaria menjelaskan, asuransi jaminan kesehatan tersebut diberikan untuk memberikan jaminan terhadap pengawas pemilu, karena pada Pemilu 2019 silam ada pengawas pemilu yang sakit bahkan meninggal dunia.

“Pemilu 2019 kemarin memberikan kita pelajaran dan pengalaman untuk memberikan yang terbaik kepada kepada pengawas pemilu tingkat kecamatan, kelurahan/desa agar kerja-kerja mereka dalam pengawasan bisa lebih maksimal” kata Rahmat Djakaria. Rabu (2/9).

Untuk itu, lanjut Rahmat, untuk memaksimalkan pengawasan, Bawaslu kabupaten Gorontalo memberikan BPJS kepada 205 anggota Panwas Kelurahan/Desa dan sebanyak 812 Pengawas TPS akan berikan juga BPJS setelah terbentuk nanti.

Baca :  Walikota Marten Kembali Ingatkan Warganya Soal Protkes Covid 3M

“BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” jelas Rahmat saat di temui di kantor Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, pemberian perlindungan jaminan kesehatan tersebut diberikan karena mengingat kerja-kerja pengawasan yang dilakukan Panwascam tidak mengenal waktu dan sangat padat dan dalam menjalankan tugas.

“Fungsi dan kewajiban sebagai Pengawas, tidak hanya dituntut bekerja sepenuh waktu, tapi juga tak kenal waktu. Jadi wajar jika jajaran Pengawas Adhoc mendapatkan jaminan kesehatan nasional,” ucap Rahmat.

“Dengan adanya perlindungan asuransi, kami berharap hal ini dapat diiringi kinerja yang maksimal oleh seluruh jajaran Pengawas Adhoc di Kabupaten Gorontalo.” tandasnya.

Pembiayaan BPJS tersebut bersumber dari dana hibah kabupaten Gorontalo pada pengawasan Pilkada 2020. (ar/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *