oleh

Anas Jusuf Turut Hadir Rayakan Pernikahan Masal di Desa Diloato

Boalemo – ligo.id – Dalam rangka 15 tahun terbentuknya Desa Diloato Kecamatan Paguyaman, Pemerintah Desa menikahkan empat pasangan kekasih yang dikemas melalui acara pernikahan massal.

Selain pernikahan massal, kegiatan yang dihadiri oleh Plt Bupati Boalemo Ir. Anas Jusuf, M.Si yang didampingi Camat Paguyaman tersebut juga menggelar pembeatan kepada 11 orang anak perempuan dan khitanan bagi 11 orang anak laki-laki.

Kepala Desa Diloata Anton Naki mengatakan , pelaksanaan hajatan itu dibiayai menggunakan dana Pendapatan Asli Desa (PADes) Bumdes Diloato.

“Seluruh biaya yang kami anggarkan dalam pelaksanaan pesta massal ini, semata-mata bersumber dari pendapatan asli desa yang kami telah peroleh dari Bumdes senilai Rp. 49 Juta,” kata Anton.

Anton Naki juga menjelaskan, disamping menggelar kegiatan ini, Pemdes yang bekerja sama dengan BPD Diloato juga memberikan beasiswa pendidikan kepada warganya.

Baca :  Sherman Moridu Minta ASN Boalemo Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja

“Dari PADes ini ada beberapa kategori yang telah kami sumbangkan ke masyarakat seperti beasiswa, dan hari ini kami laksanakan nikah massal. kami berdoa semoga pendapatan asli desa kami akan lebih meningkat ditahun-tahun mendatang,” jelas Anton.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Boalemo Ir. Anas Jusuf, M.Si memberikan apresiasi atas capaian Bumdes Diloato yang menjadikan desa dengan PAD terbesar se Provinsi Gorontalo.

Anas menambahkan, hal tersebut tak lepas dari kerja sama antara Pemerintah Desa dan Masyarakat Diloata, serta keterbukaan Pemdes dalam mengelola dana Bumdes secara professional.

Baca :  Marten Taha Hadiri FGD Pembentukan Kelurahan Tangguh Covid

“Kami atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi, sekaligus menyampaikan sukses kepada bumdes, hal ini patut dipertahankan dan ditingkatkan,” ucap Anas.

Anas pun berharap kiranya PAD dan Bumdes ini bisa dikembangkan, sehingga apa yang sudah dicapai Desa Diloato dapat menjadi motivasi desa lain di Kabupaten Boalemo bahkan Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan PAD di desa masing-masing. (#c)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *