oleh

Akhirnya, Kursi Wakil Ketua DPRD Pohuwato Segera Terisi

Pohuwato – ligo.id – Kursi Wakil ketua DPRD Pohuwato yang ditinggalkan “kosong” Saipul Mbuinga masih saja belum bertuan. Telah menjadi rahasia umum, Wawan Hatama dan Nirwan Due adalah kandidat utama pemilik kursi ini.

Meski dua aleg ini, terlihat cukup “cuek”, bukan berarti perseteruan dua politisi muda Gerindra ini adem-adem saja. DPP Partai Gerindra diprediksi akan “kebingungan” dengan dua kader muda terbaik di meja mereka. Muda, energik dan berkomitmen membesarkan partai berlambang Garuda ini tentu saja menjadi faktor penentu putusan DPP Gerindra ini.

Sebagai Sekretaris DPC Gerindra Pohuwato, Wawan Hatama diprediksi unggul sekian persen dalam pengambilan putusan DPP, dibandingkan Nirwan Due yang saat ini menjabat sebagai bendahara. Namun, keunggulan posisi organisasi ini pun tak menjamin DPP menyerahkan kursi segampang itu.

Baca :  Solusi Pemkot Gorontalo Selesaikan Permasalahan Sosial

Di jajaran parlemen, Nirwan Due bisa sedikit berbangga dengan kedudukannya. Saat ini Nirwan Due menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Pohuwato.

Sementara Wawan Hatama “hanya” menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III.

Kepada jurnalis, Nirwan dan Wawan telah menyatakan bersedia menerima apapun putusan DPP terkait pengganti wakil ketua DPRD Pohuwato. Keduanya pun menyatakan komitmennya dalam membesarkan partai. Mereka pun mengaku telah diundang ke DPP di Jakarta.

Tak jelas apa yang disampaikan kepada dua aleg ini. Namun tentu saja “lobi-lobi” politik di jajaran DPP sudah dimanfaatkan dengan seksama oleh dua kader ini.

“Partai Gerindra telah melihat konsistensi dan komitmen saya dalam membesarkan partai ini, tapi apapun keputusan DPP saya patuh dan taat,” ungkap Wawan Hatama saat dikonfirmasi via telephone.

Hal yang sama juga diungkapkan Nirwan Due saat ditemui wartawan di ruang kerjanya. “Partai Gerindra adalah partai berbasis komando, saya siap menunaikan semua perintah partai,” tandas Nirwan.

Baca :  Sofyan Puhi Hadiri Pelatihan Potensi SAR

Meski keduanya sangat menginginkan posisi tersebut, namun keduanya hanya bisa “pasrah” terhadap putusan partai besutan Prabowo Subianto ini. Sami’na wa atho’na yang artinya kami mendengar dan kami taat terlucur dengan “ikhlas’ dari kedua lidah politisi muda ini.

Siapa yang cukup beruntung dan berkompeten menurut DPP Gerindra ? Wawan Hatama atau Nirwan Due ? Sabarlah sedikit, kita tunggu saja bersama. (#yaz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *